MotoGP MotoGP regulations MotoGP rider market aerodinamika motogp, Akuisisi MotoGP, Americas MotoGP, Analisis MotoGP 2025, Aprilia, Aprilia Factory Racing, Aprilia MotoGP, Aprilia Racing, Aprilia RS 660, Aprilia RS-GP25, Aprilia RSV-4, Aprilia RSV4, Aprilia Trackhouse, Aragon MotoGP, Austria MotoGP, Austrian MotoGP, Balap Motor, Balap Motor Klasik, balap motor listrik, Balapan MotoGP, Balapan MotoGP 2025, Berita MotoGP, Berita MotoGP 2025, Berita MotoGP terbaru, Cedera Balap Motor, Hasil MotoGP 2025, IN Competition Aprilia Racing, Insiden Balap Motor, kecelakaan balap motor, Kejuaraan Balap Motor Inggris, Klasemen MotoGP, klasemen motogp 2025, Marco Bezzecchi doko 0 Comments
Marco Bezzecchi Kritik Performa Meski Raih Musim MotoGP Terbaik Aprilia
Marco Bezzecchi Kritik Performa Meski Raih Musim MotoGP Terbaik Aprilia
Marco Bezzecchi, pebalap andalan Aprilia, memberikan penilaian yang cukup keras terhadap performanya sendiri di musim MotoGP 2025, meskipun telah membawa Aprilia meraih musim terbaik dalam sejarah mereka. Bezzecchi hanya memberikan nilai “enam setengah, mungkin tujuh” dari sepuluh untuk musim debutnya bersama tim pabrikan tersebut.
Pencapaian Bezzecchi di musim 2025 memang patut diacungi jempol. Ia berhasil memenangkan tiga grand prix, tiga kali menjadi juara dalam sesi sprint, mengoleksi 15 podium, dan finish di posisi ketiga klasemen akhir. Hasil ini menjadikannya pebalap dengan peringkat tertinggi yang pernah diraih oleh seorang pebalap Aprilia.
Meskipun rekan setimnya, Jorge Martin, mengalami cedera yang cukup panjang di sebagian besar musim, Bezzecchi juga berhasil membawa Aprilia meraih posisi runner-up di klasemen konstruktor, tepat di belakang Ducati.
Evaluasi Diri yang Kritis
Namun, alih-alih berpuas diri dengan pencapaian tersebut, Bezzecchi merasa kehilangan terlalu banyak poin di awal musim. Podium pertamanya, sekaligus kemenangan pertamanya dengan motor RS-GP, baru diraih pada seri ketujuh di Silverstone.
“Saya akan memberikan diri saya nilai enam setengah atau tujuh [dari 10],” ujar Bezzecchi kepada SkySport.it. “Di paruh pertama musim, kami masih harus menyesuaikan diri dan sedikit kekurangan hasil. Memang benar kami sudah berkembang, tapi kami perlu bekerja keras untuk memulai dengan baik.”
Penghargaan untuk Tim
Meskipun memberikan penilaian kritis pada dirinya sendiri, Bezzecchi memberikan pujian setinggi langit kepada timnya. “Para kru di tim pantas mendapatkan nilai 10/10; mereka adalah juara sejati,” tambahnya.
Bezzecchi mencetak poin lebih banyak daripada pebalap lain selama paruh kedua kejuaraan dunia, yang memungkinkannya naik dari posisi keenam ke posisi ketiga di klasemen akhir, menyamai prestasinya di tahun 2023 bersama VR46 Ducati. Dengan evaluasi diri yang jujur dan semangat untuk terus berkembang, Marco Bezzecchi siap menghadapi tantangan di musim-musim mendatang.




Post Comment