Loading Now

Brad Binder Ungkap Perjuangan di MotoGP 2025: Adaptasi Gaya Balap ‘Low G’ Jadi Kunci?

Brad Binder Ungkap Perjuangan di MotoGP 2025: Adaptasi Gaya Balap ‘Low G’ Jadi Kunci?

Setelah mengalami musim yang kurang memuaskan di MotoGP 2025 dan melorot ke posisi ke-11 klasemen, Brad Binder angkat bicara tentang perubahan yang perlu ia lakukan. Pembalap Red Bull KTM ini mengungkapkan bahwa gaya balap agresifnya selama ini tidak lagi efektif dengan motor RC16 terbaru.

Binder, yang selalu menjadi pembalap andalan KTM dalam empat musim terakhir, harus mengakui keunggulan rekan setim barunya, Pedro Acosta, di musim 2025. Serangkaian kecelakaan di bagian depan motor, terutama saat time attack, menghambat harapannya dan memaksanya untuk mengevaluasi kembali cara memacu motornya.

Mengapa Gaya Balap Agresif Tidak Lagi Efektif?

Dalam wawancara eksklusif, Brad Binder menjelaskan bahwa masalahnya muncul saat ia berusaha memacu motor secara maksimal. Ia menyadari bahwa ia perlu menemukan cara untuk tetap cepat dengan gaya balap ‘low G‘.

“Biasanya, saya hanya mencoba memacu motor sekuat mungkin dan melihat apa yang terjadi. Tapi, ternyata cara itu tidak lagi efektif!” ujarnya.

Perjuangan dengan Bagian Depan Motor

Binder mengungkapkan bahwa masalah dengan bagian depan motor sudah dirasakannya sejak musim 2024. Namun, di musim 2025, masalah ini semakin parah, membuatnya kehilangan kepercayaan diri.

“Saya sering mengalami kecelakaan karena kehilangan kendali di bagian depan motor. Itu membuat saya selalu berhati-hati, terutama saat ingin memacu motor lebih keras,” kata Binder.

Chatter: Masalah Tambahan yang Muncul

Selain masalah di bagian depan, Brad Binder juga mengakui adanya masalah chatter, yaitu getaran yang tidak diinginkan pada motor, terutama di beberapa sirkuit tertentu. Meskipun masalah ini sedikit berkurang di paruh kedua musim, chatter tetap menjadi tantangan yang harus diatasi.

Kualifikasi yang Mengecewakan

Performa kualifikasi Brad Binder di musim 2025 juga jauh dari harapan. Ia mengakui bahwa kualifikasi bukanlah keahliannya, tetapi musim ini menjadi yang terburuk dalam karirnya.

“Setiap kali saya mencoba memberikan yang terbaik, masalah-masalah itu muncul. Saya perlu menemukan cara untuk cepat dengan gaya balap ‘low G‘,” jelasnya.

Adaptasi Gaya Balap dan Harapan untuk 2026

Brad Binder menyadari bahwa ia perlu mengubah gaya balapnya agar lebih sesuai dengan karakter motor RC16. Ia merasa sudah berada di jalur yang benar dan yakin bisa tampil lebih baik di musim 2026.

“Gaya balap saya sudah banyak berubah. Saya menjadi lebih bersih dalam membalap. Tentu, masih ada banyak yang perlu ditingkatkan, tapi saya merasa kami menuju ke arah yang benar,” ujarnya.

Satu Hal yang Ingin Diperbaiki di Motor 2026

Jika diberi kesempatan untuk memilih satu hal yang ingin diperbaiki pada motor 2026, Brad Binder berharap agar motor tidak terlalu banyak spin saat keluar dari tikungan.

“Jika saya bisa mendapatkan traksi yang lebih baik saat keluar dari tikungan, itu akan membuat perbedaan besar,” pungkasnya.

Post Comment

You May Have Missed