Formula 1 Analisis F1, Balapan F1 2025, Berita F1, Berita F1 2025, Charles Leclerc, Defisit Ferrari, F1 2025, Ferrari, Ferrari F1, Ferrari Power Unit, gaji F1 2025, Jadwal F1 2025, Juara Dunia F1 2025, Kejuaraan Dunia F1 2025, Klasemen F1 2025, Kritik Ferrari, Kualifikasi F1 2025, Lantai Ferrari, Lewis Hamilton, Lewis Hamilton Ferrari, Max Verstappen, Mobil F1 2025, Scuderia Ferrari, Upgrade Ferrari doko 0 Comments
Verstappen Bedah Perjuangan Hamilton di Ferrari: “Anda Tidak Bisa Menjadi Diri Sendiri”
Verstappen Bedah Perjuangan Hamilton di Ferrari: “Anda Tidak Bisa Menjadi Diri Sendiri”
Max Verstappen memberikan analisis tajam mengenai tantangan yang dihadapi Lewis Hamilton di musim pertamanya bersama Ferrari. Juara dunia tiga kali itu menyoroti beberapa faktor yang berkontribusi pada performa Hamilton yang belum optimal sejak bergabung dengan tim asal Maranello tersebut.
Awal yang Sulit bagi Hamilton di Ferrari
Musim 2025 Lewis Hamilton bersama Ferrari belum sesuai ekspektasi. Meskipun menunjukkan kecepatan menjanjikan, seperti kemenangannya di sprint race China, Hamilton belum berhasil meraih podium sejak bergabung dengan Ferrari. Hubungannya dengan race engineer Riccardo Adami juga tampak kurang harmonis, dengan masalah komunikasi yang sering terjadi.
Sifat blak-blakan Hamilton, terutama dalam wawancara pasca-balapan, bahkan memicu teguran dari Chairman John Elkann, yang mendesak para pembalapnya untuk “lebih sedikit bicara” dan fokus pada balapan.
Pandangan Verstappen Tentang Perjuangan Hamilton
Verstappen, yang terlibat persaingan sengit dengan Hamilton untuk gelar F1 2021, menyatakan empatinya terhadap kesulitan yang dialami Hamilton di Ferrari. Dia menyinggung kepindahan Hamilton dari Mercedes, tim yang sudah dianggapnya sebagai “keluarga kedua”, serta performa rekan setimnya, Charles Leclerc, yang terus meningkat.
“Jika Anda tidak merasa aman atau nyaman dalam dinamika tim, Anda tidak bisa menjadi diri sendiri, dan itu berdampak,” kata Verstappen dalam wawancaranya.
“Anda meninggalkan tim yang sudah menjadi keluarga kedua Anda di Mercedes, dan Anda telah membangun karier yang hebat bersama mereka. Semua orang mendapat manfaat dari itu, Mercedes dan Lewis, dan kemudian mengambil jalan yang sama sekali berbeda tidaklah mudah, ditambah lagi Anda berhadapan dengan seorang pria yang sudah lama berada di sana. Ini sangat sulit.”
Verstappen menambahkan bahwa faktor usia juga berperan dalam performa Hamilton. “Usia tidak berpihak pada Anda. Anda tidak akan menjadi lebih cepat pada usia itu, belum tentu lebih lambat, tetapi pasti tidak lebih cepat, sedangkan Charles masih terus berkembang, jadi itu juga tidak membantunya.”
Tantangan Hamilton di Ferrari
- Adaptasi dengan tim baru dan budaya yang berbeda.
- Menemukan chemistry yang tepat dengan race engineer.
- Bersaing dengan rekan setim yang kompetitif, Charles Leclerc.
- Tekanan untuk memberikan hasil yang instan.
Musim 2026 akan menjadi tahun penting bagi Hamilton dan Ferrari, dengan regulasi baru yang diharapkan dapat sesuai dengan gaya balapnya. Ferrari juga perlu memberikan Hamilton perangkat yang dibutuhkan untuk bersaing meraih kemenangan.




Post Comment