Loading Now

‘Speechless’: Oscar Piastri Kritik Strategi McLaren di F1 Qatar, Verstappen Raih Kemenangan!

‘Speechless’: Oscar Piastri Kritik Strategi McLaren di F1 Qatar

Oscar Piastri tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap strategi yang diterapkan McLaren pada Grand Prix Qatar. Pembalap muda Australia ini merasa strategi tersebut merugikannya dan membuka jalan bagi Max Verstappen (Red Bull) untuk meraih kemenangan.

Insiden Safety Car di awal balapan menjadi krusial. McLaren memilih untuk tidak menarik kedua pembalapnya (Piastri dan Lando Norris) ke pit, berbeda dengan strategi yang diambil oleh tim-tim rival. Padahal, Piastri tampil dominan di awal balapan dan McLaren memiliki kecepatan untuk mengamankan posisi 1-2.

“Speechless…” ujar Piastri melalui radio tim setelah balapan berakhir. “Saya tak punya kata-kata.”

Dalam sesi wawancara parc ferme, Piastri menambahkan: “Jelas kami tidak melakukannya dengan benar malam ini.”

“Saya membalap sebaik mungkin dan secepat mungkin. Tidak ada yang tersisa di lintasan.”

“Saya mencoba yang terbaik, tetapi sayangnya bukan malam ini.”

“Saya pikir dalam retrospeksi, sudah sangat jelas apa yang seharusnya kami lakukan, tetapi saya yakin kami akan membahasnya sebagai tim.”

“Ini tidak semuanya buruk. Ini adalah akhir pekan yang sangat bagus dan kecepatannya sangat kuat.”

“Tentu saja, agak sulit untuk diterima saat ini.”

Apakah McLaren ‘Menyerahkan’ Kemenangan kepada Verstappen?

Keputusan McLaren ini menuai kritik dan tudingan bahwa mereka telah ‘menyerahkan’ kemenangan kepada Verstappen.

Pendapat Para Pengamat F1

  • Martin Brundle (Sky Sports F1): “Dalam balapan normal, Piastri memiliki kecepatan yang cukup untuk menang. Tetapi, McLaren mengambil risiko yang berbeda dari hampir semua orang dan itu membuka pintu bagi Max Verstappen.”
  • Karun Chandhok (Sky Sports F1): “Saya benar-benar percaya hari ini adalah contoh utama di mana McLaren seharusnya meraih finis satu-dua. Mereka tidak membagi strategi. Penekanan pada mencoba untuk tetap setara, mungkin dengan tidak membawa kedua mobil masuk, mereka telah memungkinkan Max untuk melompat ke depan.”
  • Ted Kravitz (Sky Sports F1): “Biasanya di akhir balapan ini saya berbicara dengan Andrea Stella atau Zak Brown dengan cukup cepat. Mereka sangat terkejut di sini di McLaren. Mereka tidak tahu harus berkata apa, mereka telah pergi ke belakang garasi. Mereka mengatakan tidak ada wawancara sampai setelah podium. Mereka perlu pergi dan memahami, mengatur semuanya, dan menjelaskan semua ini.”

Perebutan Gelar Juara Dunia F1 Semakin Sengit!

Hasil balapan di Qatar membuat persaingan gelar juara dunia F1 semakin sengit. Verstappen dan Piastri akan menghadapi Lando Norris di balapan terakhir di Abu Dhabi. Norris memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin atas Verstappen, sementara Piastri tertinggal 16 poin.

Dengan hanya satu balapan tersisa, segalanya masih mungkin terjadi! Kita nantikan saja siapa yang akan menjadi juara dunia F1 2025!

Post Comment

You May Have Missed