Lewis Hamilton Tergelincir di GP Belanda: Analisis Villeneuve dan Progres Ferrari
Lewis Hamilton Hindari Kritik Pedas Setelah Kecelakaan di GP Belanda
Lewis Hamilton berhasil menghindari kritik tajam setelah mengalami kecelakaan yang mengakhiri balapannya di F1 Grand Prix Belanda. Kejadian ini merupakan DNF (Did Not Finish) pertamanya bersama Ferrari. Analisis datang dari mantan juara dunia F1, Jacques Villeneuve.
Analisis Villeneuve: Kondisi Lintasan dan Batas Grip
Villeneuve, yang dikenal dengan kejujurannya yang blak-blakan, memilih untuk tidak mengkritik Hamilton secara berlebihan. Ia menyoroti kondisi lintasan yang sedikit basah sebagai faktor utama kecelakaan tersebut.
“Sangat mudah untuk melakukan kesalahan,” ujar Villeneuve kepada Sky Sports. “Saat gerimis, sulit untuk mengetahui kapan akan kehilangan grip. Kita semua pernah mengalaminya. Ketika berkendara di lintasan kering, kita mengemudi seperti biasa. Tiba-tiba, Anda meluncur. Cara ia meluncur menunjukkan kurangnya grip yang tiba-tiba. Sedikit air di lintasan, dan ia kehilangan kendali. Tidak terlalu parah, ia hanya menyentuh pagar pembatas dan itu saja.”
Progres Positif Ferrari: Hamilton dan Antonelli
Selain kecelakaan Hamilton, balapan juga diwarnai insiden yang melibatkan Charles Leclerc yang bertabrakan dengan Kimi Antonelli dari Mercedes. Hal ini membuat Ferrari gagal mengumpulkan poin di ajang ini, menjelang balapan kandang mereka di Monza.
Meski begitu, Fred Vasseur, Team Principal Ferrari, justru memuji performa Hamilton. “Menurut saya, Lewis berada di belakang George sejak awal balapan. Ia sedikit lebih lebar di tikungan dan sedikit lebih cepat dari lap sebelumnya. Ia menyentuh bagian lintasan yang basah. Secara keseluruhan, saya pikir Lewis melakukan pekerjaan yang sangat baik akhir pekan ini,” kata Vasseur.
Hamilton Optimis Menuju Monza
Meskipun hasil balapan mengecewakan, Hamilton menunjukkan sikap yang lebih optimis daripada yang diperkirakan. Ia merasa telah terjadi kemajuan signifikan dalam tim barunya.
“Ini adalah bagian dari pemulihan tim. Ia mampu mendorong kami, dan kembali dengan kecepatan yang cukup baik setelah hari Jumat,” lanjut Vasseur. “Jika Anda ingin mencetak poin, Anda harus menyelesaikan balapan.”
Minggu depan, Hamilton akan balapan di Monza untuk Ferrari untuk pertama kalinya, berharap dapat memuaskan para penggemar Tifosi. Meski peluangnya sempat terganggu akibat insiden di Zandvoort, kepercayaan diri Hamilton dan optimisme Ferrari tetap tinggi menjelang F1 Grand Prix Italia.
Post Comment