Loading Now

Lewis Hamilton Persiapan Musim F1 2026 dengan Latihan Motor KTM

Lewis Hamilton Persiapan Musim F1 2026 dengan Latihan Motor KTM

Juara dunia Formula 1 tujuh kali, Lewis Hamilton, terus mematangkan persiapan untuk musim 2026 mendatang. Kali ini, ia terlihat berlatih menggunakan motorcross KTM.

Bukan rahasia lagi bahwa pebalap Inggris ini adalah penggemar berat motor. Ia sering mengikuti trackday dan bahkan pernah bertukar kendaraan dengan legenda MotoGP, Valentino Rossi, pada tahun 2019.

Hamilton juga pernah bekerja sama dengan MV Agusta untuk edisi spesial motor ultra-langka. Perlu diketahui bahwa MV Agusta sempat dimiliki oleh KTM sebelum krisis keuangan memaksa mereka menjual sahamnya di merek Italia tersebut.

Hamilton dan Ketertarikan pada MotoGP

Pebalap yang kini membela Ferrari ini sempat dikaitkan dengan kepemilikan tim MotoGP setelah Liberty Media mengakuisisi seri balap tersebut pada tahun 2024. Awalnya, ia dikaitkan dengan tim Gresini, namun tim asal Italia itu berulang kali membantah rumor tersebut. Liberty Media kemudian mengonfirmasi bahwa Hamilton memang menunjukkan minat untuk berinvestasi di tim MotoGP.

Selain itu, Hamilton juga disebut-sebut sebagai investor potensial dalam proyek MotoGP KTM, terutama saat perusahaan induk tersebut mengalami krisis keuangan. Meskipun keterkaitannya dengan MotoGP mereda seiring berjalannya waktu, kecintaan Hamilton pada dunia roda dua tetap tak tergoyahkan.

Latihan Intens dengan KTM 250 SF-X

Melalui akun Instagramnya, Hamilton membagikan serangkaian foto dirinya mengendarai KTM 250 sf-x spek 2024. Latihan ini menjadi bagian dari persiapannya untuk musim keduanya bersama Ferrari.

Performa Musim Lalu yang Kurang Memuaskan

Namun, persiapan ini dilakukan setelah musim terburuk Hamilton di F1. Meskipun ia berhasil finis satu posisi lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 bersama Mercedes, Hamilton gagal memenangkan satu pun balapan dan tidak mencapai podium dalam Grand Prix mana pun.

Ini adalah musim tanpa kemenangan ketiganya dalam empat tahun terakhir, dengan selisih hampir 90 poin dari rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, di klasemen akhir. Ferrari sendiri mengakhiri tahun di posisi keempat klasemen konstruktor.

Post Comment

You May Have Missed