Loading Now

Fabio Quartararo Ungkap Motor V4 MotoGP Yamaha Belum ‘Benar-Benar Cepat’

Quartararo: Motor V4 MotoGP Yamaha Belum Tunjukkan Kecepatan Penuh

Pembalap andalan Yamaha, Fabio Quartararo, mengungkapkan bahwa pengembangan motor V4 MotoGP Yamaha untuk musim 2026 masih dalam tahap awal. Meskipun telah melakukan serangkaian pengujian, Quartararo mengakui bahwa tim belum fokus pada pencapaian kecepatan maksimal.

Yamaha secara signifikan mengubah filosofi motor mereka dengan meninggalkan mesin inline-four yang telah lama menjadi ciri khas, dan beralih ke konfigurasi V4. Motor V4 M1 ini memulai debutnya dalam tiga wildcard bersama Augusto Fernandez pada tahun lalu, dan kemudian diuji oleh para pembalap utama pada beberapa kesempatan di akhir tahun 2025.

Namun, menurut Quartararo, pengujian sejauh ini lebih difokuskan pada pengumpulan data dan penyesuaian setup daripada mengejar lap time tercepat. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai potensi sebenarnya dari mesin V4 tersebut, terutama mengingat masa depan Quartararo di MotoGP setelah musim 2026.

Fokus Pengembangan: Reliabilitas Sebelum Kecepatan

Selama tiga penampilan wildcard dan tes Valencia, tim Yamaha memang sengaja menjalankan mesin pada konfigurasi daya yang lebih rendah untuk memastikan reliabilitas. Quartararo menegaskan bahwa bahkan dalam tes pribadi di akhir tahun lalu, motor V4 belum pernah dipacu hingga batas maksimalnya.

“Saat ini, pengalaman saya dengan V4 masih sangat minim,” ujar Quartararo kepada media, termasuk Crash.net. “Terutama karena saat pengujian, kami tidak pernah benar-benar fokus untuk melaju dengan kecepatan penuh. Kami setiap saat mengganti setup, menguji hal-hal baru. Jadi, saya tidak bisa benar-benar mengatakan apa perbedaan antara V4 dan inline-four.”

Quartararo menambahkan bahwa sesi tes pramusim di Sepang selama lima hari akan krusial untuk mengevaluasi performa penuh dari motor V4 MotoGP Yamaha ini. “Kami akan memiliki lima hari di Malaysia, di mana pada satu titik kami perlu fokus pada performa penuh,” katanya. “Tetapi saat ini, saya pikir terlalu dini untuk mengatakan apa perbedaan antara kedua mesin tersebut.”

Adaptasi Cepat Quartararo dengan V4 Yamaha

Sebagai satu-satunya pabrikan dengan konsesi D di tahun 2026, Yamaha akan memulai pengujian pramusim mereka di shakedown Sepang sebelum tes resmi tiga hari pada 3-5 Februari. Quartararo merasa yakin bahwa ia tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan motor V4 ini.

“Saya pikir saya tidak benar-benar membutuhkan proses pembelajaran,” tambahnya. “Tentu saja, Anda merasa motor ini adalah Yamaha, tetapi ini adalah motor yang benar-benar baru. Sejak hari pertama di Barcelona (tahun lalu), saya beradaptasi dengan cukup cepat dengan penyaluran torsi, yang merupakan perbedaan terbesar. Jadi, saya tidak berpikir saya harus belajar. Tentu saja, ini akan sedikit mengubah cara berkendara.”

Quartararo menekankan bahwa perubahan tidak hanya terbatas pada mesin, tetapi juga keseluruhan motor. “Ini bukan hanya mesin, tetapi semua bagian motor. Dan ini adalah tantangan terbesar. Pertama-tama, kita perlu menemukan dasar kita dan di mana tepatnya kita dapat menemukan batasnya. Dan dari sana, kita dapat fokus pada performa,” pungkasnya.

Post Comment

You May Have Missed