MotoGP MotoGP regulations MotoGP rider market aerodinamika motogp, Akuisisi MotoGP, Americas MotoGP, Analisis MotoGP 2025, Aprilia MotoGP, Aragon MotoGP, Aruba Racing Ducati, Aruba.it Ducati, Aruba.it Racing Ducati, Austria MotoGP, Austrian MotoGP, Balapan MotoGP, Balapan MotoGP 2025, Barni Ducati, Barni Spark Ducati, Cedera Marc Marquez, Davide Tardozzi, Dominasi Ducati, Ducati, Ducati 916, Ducati Corse, Ducati GP25, Francesco Bagnaia, Gigi Dall'Igna, Marc Marquez, Rumor MotoGP 2025, Rumor MotoGP 2026 doko 0 Comments
Isu ‘Perceraian’ Davide Tardozzi Diredam Ducati: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Isu ‘Perceraian’ Davide Tardozzi Diredam Ducati: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rumor mengejutkan beredar di paddock MotoGP terkait masa depan Davide Tardozzi, manajer tim Ducati. Isu yang menyebutkan adanya ‘perceraian’ antara Tardozzi dan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, langsung direspon oleh pabrikan asal Bologna tersebut.
Rumor Internal yang Mencuat
Laporan dari Gazzetta.it mengklaim adanya ketegangan internal yang bisa berujung pada perpisahan Tardozzi dan Dall’Igna di akhir musim 2025. Ketegangan ini disebut-sebut berasal dari komentar Tardozzi selama musim 2025, yang menyatakan tim terlambat memahami kebutuhan teknis Francesco Bagnaia. Nama-nama seperti Michele Pirro, Gino Borsoi, dan Giacomo Guidotti disebut sebagai calon pengganti.
Respon Cepat Ducati
Menjelang perayaan Campioni in Festa, Ducati merespon rumor tersebut dengan cara yang unik. Mereka memposting foto di media sosial yang menampilkan Tardozzi dan Dall’Igna dalam konfrontasi yang dibuat-buat, diikuti dengan foto kedua yang menunjukkan keduanya tertawa bersama. Caption foto tersebut berbunyi: “Perceraian? 💍 Temukan lebih lanjut pukul 12.00 ⏰”
Bantahan Keras dari Davide Tardozzi
Dalam acara tersebut, Tardozzi, 66 tahun, membantah keras rumor tersebut. “Rumor ini absurd dan tidak berdasar. Saya tahu hubungan saya dengan Gigi Dall’Igna, Mauro Grassilli, dan Claudio Domenicali,” ujarnya seperti dikutip GPone.com.
“Kami tersenyum, bertanya-tanya mengapa ini muncul, tetapi saya ulangi tidak ada dasar untuk itu… Tidak ada ‘rumor internal’… Hubungan saya dengan Ducati sangat solid.”
Peran Penting Tardozzi di Ducati
Sejak pensiun sebagai pembalap pada tahun 1992, Tardozzi telah menjadi sosok sentral dalam struktur manajemen Ducati, pertama di WorldSBK dan kemudian di MotoGP. Satu-satunya masa di luar Ducati terjadi pada tahun 2010, ketika ia bergabung dengan proyek WorldSBK BMW, sebelum kembali ke Ducati di MotoGP, di mana tim pabrikan telah memenangkan gelar dengan Francesco Bagnaia (2022, 2023) dan Marc Marquez (2025). Sebelumnya Jorge Martin menang untuk Pramac Ducati pada tahun 2024.




Post Comment