Loading Now

Toto Wolff Minta Maaf ke Red Bull Usai Insiden di FP3 F1 Abu Dhabi: Apa yang Terjadi?

Toto Wolff Minta Maaf ke Red Bull Akibat Insiden di FP3 F1 Abu Dhabi

Bos tim Mercedes F1, Toto Wolff, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada tim Red Bull Racing setelah sesi latihan bebas terakhir (FP3) F1 Abu Dhabi diwarnai insiden tabrakan yang melibatkan pebalap binaan Mercedes, Kimi Antonelli, dan pebalap Red Bull, Yuki Tsunoda.

Kronologi Insiden yang Membuat Toto Wolff Minta Maaf

Insiden bermula ketika Kimi Antonelli keluar dari garasi Mercedes dan menabrak sisi RB21 milik Yuki Tsunoda. Saat itu, kedua pebalap sedang bersiap untuk menjalani flying lap terakhir mereka di FP3. Tabrakan tersebut menyebabkan kerusakan pada mobil Tsunoda dan menghalangi usahanya untuk mencatatkan waktu terbaik dengan ban soft.

“Pertama-tama, saya minta maaf kepada Yuki, karena saya pikir kami merusak semua bagian bagus dari mobilnya. Ini adalah kesalahan kami. Kami perlu mengidentifikasi apa yang terjadi,” ujar Wolff kepada Sky Sports F1.

Investigasi dan Denda untuk Mercedes

Setelah investigasi pasca-sesi, Mercedes didenda €10,000 atas insiden tersebut. Steward menjelaskan bahwa tim Mercedes mengakui sedang terburu-buru akibat adanya bendera merah sebelumnya, dan tidak ada kesalahan yang dapat dibebankan kepada Antonelli karena dia mengikuti instruksi tim.

Insiden ini terjadi di tengah upaya Mercedes untuk mengamankan posisi kedua di klasemen konstruktor dalam balapan penutup musim ini. Terlepas dari insiden tersebut, George Russell berhasil mencatatkan waktu tercepat di FP3.

“Sesi ini berjalan buruk di awal, tetapi kemudian saya pikir George mencatatkan lap yang bagus dan itu cukup untuk P1. Dan dengan Kimi setelah insiden di pitlane, semuanya berantakan. Tapi itu akan baik-baik saja,” tambah Toto Wolff.

Fokus Mercedes di Balapan F1 Abu Dhabi

Mercedes berharap dapat tampil kompetitif di balapan F1 Abu Dhabi dan mengamankan posisi yang kuat untuk meraih poin maksimal. Target utama mereka adalah mengamankan posisi kedua di klasemen konstruktor, meskipun persaingan ketat dengan Ferrari.

“Semoga kami bisa bermain di depan dan besok, Anda tahu, tampil sedikit,” pungkas Wolff.

Post Comment

You May Have Missed