Loading Now

Bagaimana Veteran MotoGP Membantu Merek China Meraih Gelar Juara Dunia Motor Pertama

Kisah Inspiratif: Veteran MotoGP Bawa Merek China Raih Gelar WorldSSP300 Pertama

Sebuah kejutan manis terjadi di ajang World Supersport 300 (WorldSSP300) 2025. Merek asal China, Kove, berhasil meraih gelar juara dunia pertamanya. Lebih menarik lagi, kesuksesan ini tak lepas dari peran seorang veteran MotoGP, Efren Vazquez.

Benat Fernandez, pembalap muda berusia 17 tahun, menjadi pahlawan bagi Kove dengan menjuarai WorldSSP300 tahun 2025. Gelar ini bukan hanya bersejarah bagi Fernandez, tetapi juga bagi Kove, dan tentunya bagi China. Perlu dicatat, meskipun David Alonso memenangkan gelar 2024 dengan CFMoto, motor tersebut pada dasarnya adalah KTM yang di-rebranding. Kove 321RR, di sisi lain, dirancang dan dibangun sepenuhnya oleh Kove sendiri.

Efren Vazquez: Mentor di Balik Layar Kesuksesan Fernandez

Mantan pemenang Grand Prix, Efren Vazquez, yang telah pensiun dari balap penuh waktu selama hampir satu dekade, ternyata memiliki peran krusial dalam kesuksesan Fernandez. Kedua pembalap ini berasal dari wilayah Basque, Spanyol, dan Vazquez menjadi mentor bagi Fernandez sepanjang musim 2025.

Disiplin dan Ketenangan: Kunci dari Vazquez

Fernandez mengakui peran penting Vazquez dalam meraih gelar juara. “Dia [Vazquez] menunjukkan kepada saya disiplin, usaha, untuk tenang, dan memiliki rutinitas,” ungkap Fernandez di WorldSBK.com saat EICMA. “Saya pikir ini adalah kunci kesuksesan. Yang terpenting dalam balap adalah jangan terganggu dan menyimpang. Jadi, dia sangat penting.”

Kecepatan Fernandez memang menjadi kejutan tersendiri baginya di musim debutnya. Namun, potensi itu sudah terlihat sejak awal, dengan meraih pole position dan memenangkan Race 2 di putaran pembuka di Portimao.

Kolaborasi Tak Terduga: Tim Irlandia, Pembalap Basque, dan Pabrikan China

Tim 109, tempat Fernandez bergabung, baru memasuki musim pertama sebagai tim Kove setelah sebelumnya menggunakan motor Kawasaki. Mereka menggunakan motor pabrikan 321RR dari tahun sebelumnya dengan dukungan pabrikan yang terbatas. Fernandez menjadi fokus utama tim sepanjang musim.

Kombinasi yang Awalnya Diragukan

Paul Tobin, bos tim 109, mengakui bahwa kombinasi tim, pembalap, dan motor ini bukanlah kombinasi yang diunggulkan di awal musim. “Ini adalah tahun yang benar-benar luar biasa,” kata Tobin. “Dari awal tahun ketika kami mengambil motor Kove, dan juga Benat [Fernandez], kami memiliki tim Irlandia dengan pembalap muda Basque, dan pabrikan China. Kombinasi ini mungkin tidak terlihat oleh orang luar sebagai kombinasi yang bisa memenangkan Kejuaraan Dunia.”

Namun, keraguan itu terpatahkan. “Sejak putaran pertama, ketika Benat menjalani sesi pertamanya dan meraih Superpole, kami sudah tahu dia cepat. Kemudian dia memenangkan balapan kedua di Portimao dan membangun momentum. Momentum itu berlanjut sepanjang tahun, itu luar biasa. [Merebut kejuaraan di] balapan terakhir Kejuaraan World Supersport 300, itu seperti mimpi bagi kami. Orang-orang yang menonton olahraga ini mengatakan kepada saya bahwa ini adalah akhir kejuaraan paling luar biasa yang pernah mereka lihat. Ini semua berkat keahlian balap Benat dan kemampuannya melakukan apa yang dia lakukan di tikungan terakhir Jerez.”

Post Comment

You May Have Missed