MotoGP MotoGP regulations MotoGP rider market Acosta ke VR46, aerodinamika motogp, Akuisisi MotoGP, Alex Marquez, Americas MotoGP, Analisis MotoGP 2025, Aprilia MotoGP, Aragon MotoGP, Aruba Racing Ducati, Aruba.it Ducati, Aruba.it Racing Ducati, Austria MotoGP, Austrian MotoGP, Balapan MotoGP, Balapan MotoGP 2025, Barni Ducati, Barni Spark Ducati, Berita MotoGP 2025, Davide Tardozzi, Dominasi Ducati, Ducati, Ducati 916, Ducati Corse, Ducati GP25, Fermin Aldeguer, Fermin Aldeguer Fernandez, Gelar Juara MotoGP 2025, Gelar MotoGP 2025, Gresini Ducati, Gresini Racing, Kejuaraan Dunia MotoGP 2025, klasemen motogp 2025, MotoGP 2025, Musim MotoGP 2025, Qatar MotoGP 2025, VR46, VR46 Academy, VR46 Ducati, VR46 Racing Team, VR46 Ranch, VR46 Riders Academy doko 0 Comments
Tardozzi Puji Alex Marquez Rider Top, Aldeguer Beri Kejutan di MotoGP 2025
Tardozzi: Alex Marquez “Rider Top”, Fermin Aldeguer “Kejutkan” Ducati di MotoGP 2025
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, memberikan pandangannya mengenai musim MotoGP 2025, khususnya performa tim Gresini dan VR46. Menurutnya, peningkatan performa Alex Marquez di MotoGP musim ini bukanlah sebuah kejutan, mengingat pencapaiannya di masa lalu.
Namun, lain halnya dengan rekan setim Marquez di Gresini, Fermin Aldeguer. Pembalap muda tersebut dinilai Tardozzi memberikan performa yang jauh melebihi ekspektasi tim. “Fermin, saya pikir dia mengejutkan kami,” ujar Tardozzi.
Alex Marquez: Konsisten dan Berpengalaman
Tardozzi menjelaskan bahwa Alex Marquez telah membuktikan dirinya sebagai pembalap top. “Alex telah dua kali menjadi juara dunia, jadi kita tidak berbicara tentang kejutan,” tegasnya. Ia juga memuji tim Gresini yang terus menunjukkan performa fantastis dan mampu meraih kemenangan setiap tahunnya dengan pembalap yang berbeda.
Fermin Aldeguer: Pendatang Baru yang Memukau
Fermin Aldeguer, yang menggantikan Marc Marquez di Gresini, berhasil menunjukkan performa yang menjanjikan. Raihan podium pertamanya di Le Mans, diikuti posisi runner-up di Austria, dan kemenangan di Mandalika mengantarkannya ke posisi kedelapan di klasemen akhir dan meraih gelar rookie terbaik. “Kami berinvestasi padanya, mengontraknya di Januari ’24. Itu berarti kami percaya padanya,” kata Tardozzi. “Tetapi pada akhirnya, saya pikir dia memberi kami lebih dari apa yang kami harapkan darinya tahun ini.”
Performa VR46 dan Evaluasi untuk Di Giannantonio & Morbidelli
Sementara itu, tim VR46, yang ditingkatkan statusnya menjadi tim satelit resmi Ducati, belum mampu meraih kemenangan. Meskipun demikian, Tardozzi mengapresiasi kerja keras tim. Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli memang berhasil meraih podium, tetapi performa mereka dinilai kurang konsisten. “Mereka mengalami beberapa pasang surut, dan itu tidak memberikan tim apa yang pantas mereka dapatkan,” jelas Tardozzi.
Pada tahun 2026, Alex Marquez akan mendapatkan motor dengan spesifikasi pabrikan, bergabung dengan Marc Marquez, dan Francesco Bagnaia. Sementara Fermin Aldeguer dan Franco Morbidelli akan tetap menggunakan motor dengan spesifikasi satelit.




Post Comment