Formula 1 Alpine F1, Alpine F1 Team, Analisis F1, Anggaran F1, Aston Martin F1, Audi F1, Balapan F1 2025, Balapan F1 Eropa, Ban F1, Berat Mobil F1, Imola, Imola 1994, Isack Hadjar, Masa Depan Tsunoda, Red Bull, Red Bull Athlete Performance Center, Red Bull F1, Red Bull Powertrains, Red Bull Racing, Red Bull Ring, Red Bull Rookies Cup, WEC Imola, Yuki Tsunoda doko 0 Comments
Penyesalan Yuki Tsunoda di Red Bull Terungkap di Tengah Penantian Keputusan Krusial
Penyesalan Yuki Tsunoda di Red Bull Terungkap di Tengah Penantian Keputusan Krusial
Pembalap Formula 1, Yuki Tsunoda, mengungkapkan satu penyesalan terbesarnya selama membela tim Red Bull. Pengakuan ini muncul di tengah ketidakpastian mengenai masa depannya di ajang balap jet darat tersebut.
Insiden Imola Menjadi Penyesalan Terbesar
Tsunoda menyebutkan bahwa kecelakaan yang dialaminya di Imola menjadi penyesalan terbesarnya. Insiden tersebut diyakini telah membuatnya kehilangan momentum dan mempersulit langkahnya bersama tim.
“Tidak, saya tidak punya penyesalan apa pun, tapi mungkin satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah kecelakaan di Imola,” ujar Tsunoda kepada wartawan.
“Saya pikir itu membuat saya mundur cukup jauh, Anda tahu, di bagian-bagian berikutnya, saya akan mengatakannya. Jadi, hanya itu.
Masa Depan Tsunoda di Ujung Tanduk
Masa depan Yuki Tsunoda di Formula 1 sedang dipertaruhkan. Tim Red Bull akan segera mengambil keputusan penting mengenai kelanjutan karirnya. Kepala tim Racing Bulls, Laurent Mekies, mengonfirmasi bahwa keputusan akan diambil setelah Grand Prix Qatar akhir pekan ini.
Tsunoda kemungkinan akan kehilangan kursinya di Racing Bulls, dengan Isack Hadjar menjadi kandidat kuat penggantinya. Hadjar tampil impresif di musim debutnya, bahkan meraih podium perdananya di Zandvoort.
Kemungkinan Lain untuk 2026
Racing Bulls masih memiliki dua kursi kosong untuk musim 2026. Selain Hadjar, Liam Lawson juga menjadi kandidat utama, setelah menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa bulan terakhir.
Nama lain yang mungkin mencuat adalah Arvid Lindblad, yang tampil mengesankan dalam beberapa sesi FP1 bersama Red Bull dan menunjukkan potensi di Formula 2.
Jika Tsunoda kehilangan kursinya, opsi yang tersisa baginya adalah menjadi pembalap cadangan di tim Aston Martin atau Haas. Aston Martin akan bekerja sama dengan Honda mulai tahun depan, sementara Toyota memiliki kemitraan teknis dengan Haas.




Post Comment